Tourney adalah sebutan untuk Puskesmas Keliling disini, mau tau ceritanya?
25 Mei 2008
Laut masih tidak bersahabat, kami tidak jadi Pusling hari ini...
Malamnya pergi ke rumah pak camat, ngobrol lama, menarik, dan kami berjanji akan bertemu lagi setelah pak camat pulang dari ternate, minggu depan insyaallah...dan ternyata, Gane = kutu, kata pak camat, karena jaman belanda dulu, penduduknya banyak sekali...:)
26 Mei 2008
Pagi hari melihat lautan...subhanallah, seperti cermin...tenang sekali...
Pak Acim juga bilang, saatnya kita pusling, yippie! Puskesmas buka jam 8 jadi kami pelayanan dulu, baru berangkat, ternyata hari ini pasien cukup banyak, baru sekitar jam 11 kami berangkat..
Tujuan pertama adalah Desa Ranga-Ranga, disana menjemput mantri kami sumitro, tadinya saya pikir langsung turun, ternyata tidak, karena cuaca yang cukup bagus, langsung kami lanjutkan ke desa Kuwo, desa yang cukup sulit didatangi, kata pak acim, ombaknya ganas, seganas apa? Liat aja sendiri kali ya..
Tentang Kuwo, hmmm...banyak banget anjing di dalam dan di luar rumah, higienitas jelek, kerja keras nih..begitu penimbangan dibuka dan pengobatan dibuka, lumayan banyak yang ditimbang, tapi hasilnya kurang menggembirakan, ada yang tidak naik ataupun turun, saat pengobatan pun demikian, banyak sekali penyakit yang timbul karena sanitasi yang kurang baik tersebut..penyakit kulit, ISPA, banyak banget..ada 31 pasien 1 jam kami disana..
Tujuan berikutnya adalah Gaimu, desa terjauh, Desa Sawat kami lewati karena kami pikir Gaimu lebih banyak penduduknya, saya berpikir akan seperti apa ya disana?
Kami bersandar persis ditanjung, tidak seperti Kuwo yang pantainya dari ujung ke ujung polos pasir semua dengan ombak yang dahsyat, pantai gaimu masih banyak karang dan yang unik ada beberapa batang pohon yang tertanam di dekat pantainya, lihat, bagus ya..?
Saat pengobatan pun pasien datang dengan penyakit yang saya bilang masih normal dengan keadaan cuaca sekarang, beberapa orang datang dengan konjungtivitis bakterialis, 20 pasien total jenderal pasien di gaimu..tidak terasa saat itu sudah menunjukkan pukul 5, saya bersama upi dan sumitro pergi ke mushola, yang tidak kalah indahnya..banyak sekali bunga...bunga dan bunga...
Selesai sholat ternyata makanan sudah disiapkan di Rumah Ompala (kepala desa), pas banget...kita memang blum makan dari tadi, dan sedang lapar-laparnya..
Begitu melihat menunya...alhmdulillah, ikan cakalang dengan mie rebus, dan hey! Ada timun dan tomat! Waaaaaaaaa.....barang langka..setelah makan dan mengobrol dengan Istri ompala, tau ngga dia darimana, dari Madiun...haha..pantesan ada sayur..
Slurrppp! Cakalang Gorengnya top banget! Kenyang kita..
Pukul 6 kami buru-buru berangkat pulang karena sebentar lagi matahari tenggelam, apabila malam kita akan kesulitan untuk melihat laut dan ombaknya juga semakin ganas...
Lumayan sakit pantat saya..kami sampai di puskesmas pukul 7. Masih sisa 2 desa lagi Ranga-ranga dan sawat, insyaallah besok ya..




0 komentar:
Poskan Komentar