dr.dito
Kamis, 22 Mei 2008, 17.10
Tiga hari sudah saya berada di Gane Luar, sebuah daerah dengan keindahan luar biasa..
Puskesmas Gane Luar terletak di pinggir pantai, sejauh mata memandang lautan, dengan halamannya dipenuhi pohon kelapa, di depannya terdapat dermaga yang sedang dibangun dan horizon langit terbentang di depan mata..
Bukan mimpi lagi, setahun yang lalu saat rotasi IKM di Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, ketika ditanya satu persatu apa yang dilakukan setelah lulus dokter, maka saya katakan bahwa saya ingin ptt dan bayangan saya waktu itu adalah ptt di pinggir pantai…itu mimpi saya..
Tanggal 19 Mei 2008, tanggal yang sama dengan tanggal dr. Sidiq, kepala puskesmas sebelum saya, pergi meninggalkan pulau bacan setaun yang lalu, saya diberangkatkan bersama 2 rekan saya, dr. Aji dan dr. Nani, ditemani oleh dr. Juri dan 2 motoris, berangkat dari Pelabuhan Babang menggunakan speed stella milik puskesmas Babang, pagi hari itu saya berangkat pagi-pagi sekali sekitar pukul 04.30 dari Mess dokter di Amasing Kota karena harus menjemput dr. Husna dan dr. Fitri yang baru saja datang dari Ternate. Singgah sebentar di Puskesmas Babang untuk mengeluarkan barang, berganti kendaraan, dan sholat subuh. Setelah itu menuju pelabuhan..
Dr. Nia. Dr. Dian dan dr. Endang mengantar keberangkatan kami, perjalanan dari Babang ke Gane dalam, daerah awal tujuan kami tidak begitu lama, sekitar 2 jam, kami sampai di Gane Dalam, daerah tempat dr. Nani bertugas, setelah menurunkan barang dan berkeliling desa sebentar, melihat puskesmas, kemudian kembali ke speed untuk berangkat ke Gane Luar, perjalanan cukup lama memang, sekitar pukul 16.00 kami sampai di Gane Luar, terlihat dari kejauhan Puskesmas Gane luar yang diapit 2 rumah, dokter dan paramedis yang berdiri kokoh di pinggir pantai, sudah banyak masyarakat di pinggir pantai menyambut kedatangan kami, rasa hangat menyeruak di hati saya ketika menginjakkan kaki pertama kali di tempat ini…




0 komentar:
Poskan Komentar